Pindang Gombyang Manyun, makanan khas daerah Indramayu

 Manyun adalah nama ikan laut yang cukup melimpah di laut Jawa terutama daerah Indramayu Jawa Barat. Karena cukup melimpah itulah maka jadi salah satu makanan khas yakni pindang Gombyang Manyun.

Bagi yang belum tahu, ini ikan manyun.


Entah kenapa dinamakan Manyun, mungkin karena tidak suka senyum. Manyun sendiri artinya cemberut.

Yang perlu diketahui bahwa pindang Gombyang Manyun makanan khas Indramayu ini bukan berasal dari daging ikannya tapi berasal dari kepala ikan.

Daging ikan manyun sendiri cukup enak dan banyak dijual. Karena itu para nelayan suka menjual dagingnya saja lalu dibuang kepalanya.

Nah, daripada mubazir, kalo saat susah melaut para nelayan akan memasak kepala ikannya dan dijadikan pindang.

Nama Gombyang sendiri sebabnya kuahnya berlimpah.

Kepala ikan nantinya dibelah dua dan dimasak selama dua jam untuk menghilangkan bau amisnya.


Setelah dua jam, air dibuang dan masak dengan bumbu rempah-rempah seperti kunyit, bawang merah, bawang putih, salam sereh, dan bumbu lainnya.

Setelah itu ikan dimasukkan dalam mangkuk besar dan diberi kuah yang melimpah sampai mangkok hampir penuh.

Komentar

  1. kalo di tempatku itu namanya ikan manyong gan :D

    BalasHapus
  2. Yang beli manyun juga ngga kalo harganya mahal?

    BalasHapus
  3. Mirip dengan kuliner ikan kakap ya, kepala ikannya malah yang jadi sajian utama.

    Ikan manyun kalo di Tegal namanya ikan keting lho, tapi biasanya hidup di sungai dekat laut.😀

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sate ambal, makanan khas Kebumen

Soto Cirebon, kuliner khas dari bumi Cirebon Raya